http://www.blogsvertise.com/?rid=b33848
PENGUNJUNG SAAT INI

Bus Penumpang Terbalik, Seorang Tewas dan Tujuh Luka Berat

Bus penumpang CV Sepadan BK 7601 TH terbalik di Km 17-18 Jalan Siantar-Perdagangan, tepatnya di kawasan Nagori Bangun Kecamatan Gunung Malela Simalungun, menyebabkan seorang tewas dan 7 luka berat, Minggu(4/4) pagi.(Selengkapnya...)

KATEGORI BERITA

Jumat, 27 November 2009


Label:

Menkeu Jepang Desak BoJ Tangani Deflasi

Tokyo, (Analisa)

Menteri Keuangan Jepang mengatakan Selasa (24/11) bahwa kebijakan kementerian merupakan kunci untuk menangani deflasi dan mendesak Bank of Japan (BoJ) untuk lebih berperan agresif dalam mempertahankan penurunan harga.

"Deflasi merupakan suatu masalah yang sebaiknya diatasi dari sisi moneter," kata menteri Hirohisa Fujii.

"Saya mendukung....bahwa pemerintah akan bertukar pandangan dan menemukan sebuah solusi dengan Bank of Japan," katanya kepada pers seraya menambahkan bahwa "menurunnya permintaan tidak dapat dipecahkan dengan langkah-langkah fiskal saja."

Ekonomi terbesar ke dua dunia itu sedang dalam cengkeraman deflasi, penurunan menyeluruh dalam harga yang memukul ekonomi karena pendapatan korporasi menurun dan penangguhan para konsumen sementara mereka menunggu penurunan harga lebih lanjut.

Komentar Fujii itu menggaraisbawahi keretakan yang sedang muncul antara pemerintah dan BoJ, di mana ia mengatakan bulan lalu bahwa pihaknya akan menghentikan beberapa langkah stimulusnya pada Desember dihadapkan melonjaknya utang publik.

Pemerintahan Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama menyampaikan tekanan pada bank sentral jangan secara cepat mengakhiri langkah-langkah stimulus yang dilakukan, semenjak ekonomi melemah memasuki resesi tahun lalu.

Tokyo pekan lalu mendeklarasikan dalam sebuah laporan bulanan bahwa Jepang sedang dalam suatu keadaan deflasi, pengumuman serupa pertama dalam lebih dari tiga tahun, karena BoJ mempertahankan tingkat suku bunganya tidak berubah pada angka 0,1 persen.

Kecenderungan pelemahan ekonomi global akhir-akhir ini dan melemahnya harga komoditas telah mendorong ekonomi terbesar Asia kembali memasuki deflasi. Harga konsumen inti sekarang melemah tahun ke tahun untuk bulan ke tujuh berturut-turut. (Ant/AFP)


0 komentar:

Berita Terkait :

LOWONGAN KERJA