Singapura, (Analisa)
Perusahaan investasi negara Singapura, Temasek Holdings, Selasa (24/11) mengatakan, berencana menghimpun dana 600 juta dolar Singapura (433 juta dolar AS) dari penawaran obligasi baru.
Berita terakhir menyusul pengumuman pada Oktober bahwa perusahaan akan menghimpun dana 1,5 miliar dolar AS melalui penawaran obligasi 10-tahun dalam program peningkatan modalsenilai 5,0 miliar dolar AS.
Temasek mengatakan dalam sebuah pernyataannya penawaran obligasi akan dibuat dalam dua "tranches" masing-masing 300 juta dolar, akan diterbitkan oleh anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, Temasek Financial.
"Penerbit bermaksud untuk memberikan hasil bersih dari penawaran kepada Temasek dan perusahaan induk investasi untuk membiayai perjalanan bisnis biasa," kendaraan investasi mengatakan dalam sebuah pernyataan.
"Surat utang akan sepenuhnya dan tanpa syarat dijamin oleh Temasek," kata perusahaan. Temasek mengatakan salah satu tranche yang ditawarkan akan jatuh tempo pada 2029 sedangkan lainnya jatuh tempo pada 2039.
Perusahaan adalah salah satu fund pengelola kekayaan negara (sovereign wealth funds/SWF) terbesar di dunia dan memiliki portofolio global bernilai 130 miliar dolar Singapura per Maret, termasuk saham di perusahaan seperti Singapore Airlines dan Standard Chartered Bank. (Ant/AFP)
Bus Penumpang Terbalik, Seorang Tewas dan Tujuh Luka Berat
Bus penumpang CV Sepadan BK 7601 TH terbalik di Km 17-18 Jalan Siantar-Perdagangan, tepatnya di kawasan Nagori Bangun Kecamatan Gunung Malela Simalungun, menyebabkan seorang tewas dan 7 luka berat, Minggu(4/4) pagi.(Selengkapnya...)
KATEGORI BERITA
Jumat, 27 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar