Label:
KOTA

Medan, (Analisa)
Pusat Studi Sejarah dan Ilmu-Ilmu Sosial (Pussis) Universitas Negeri Medan (Unimed) sangat menyayangkan sampai saat ini hampir separuh dari warisan sejarah di Sumatera Utara terlantar.
Warisan sejarah itu baik berupa situs maupun bangunan bersejarah semakin terlantar. Padahal daerah ini adalah satu propinsi terunik di Indonesia karena banyaknya warisan sejarah (historical heritage).
Oleh karena itu kita sangat mendukung pelaksanaan Seminar Nasional ‘Menyelematkan Warisan Sejarah dari Proses Kehancuran’ di Auditorium Unimed, Senin (5/4) hari ini.
Demikian disampaikan Ketua Pussis Unimed, Dr Phil Ichwan Azhari kepada wartawan, Minggu (4/4).
Seminar dilaksanakan HMJ Pendidikan Sejarah Unimed bekerjasama dengan IKAHIMSI dilaksanakan sehari dengan nara sumber Dr. EE.McKinnon (ISEAS Singapore), Dirk A. Buiskool, MA (Sejarahwan Belanda),Ery Soedewo, M.Hum (Balar Medan), Ir. Rika Susanto (BWS Medan) dan Stanov Purnawibowa (Balar Medan).
Selanjutnya tanggal 6 dan 7 April 2010, peserta akan melaksanakan citytours serta fieldtrip ke beberapa kawasan bersejarah di Sumatra Utara seperti Museum Sumut, Masjid Al Mahshoem, Istana Deli, Situs Kota Cina dan rumah pengasingan Bung Karno di Brastagi, ungkapnya.
Dijelaskannya, bangunan bersejarah (historical building) dan situs bersejarah (Historicl sites) sebagai penanda kejayaan masa silam. Situs sejarah menjelaskan jejak perdagangan (trade of traces) di Sumatra Utara menyisakan peninggalan seperti keramik, mata uang, tembikar, archa, tulang belulang, batu bata fragmen candi dan lain sebaginya yang berasal dari manca negara seperti China, Burma, Persia, India Selatan dan lain-lain.
"Situs sejarah tersebut adalah seperti Benteng Putri Hijau, Kota Cina, Kota Rentang, Pulau Kampai, Barus, Portibi, Bukit kerang, Tomok, Laut Tadur dan lain-lainyang secara umum situs bersejarah tersebut berasal dari abad ke-7-14 M," jelas Ichwan yang didampingi peneliti Pussis Errond Damanik.
Era Modren
Menurut Ichwan, adanya bangunan bersejarah (historical building) sebagai penanda perkembangan Sumatra Utara, yang bukan saja menunjukkan perdagangan era modern tetapi juga penataan kota (geemente) maupun kabupaten (afdeling) pada zaman perkebunan pengusaha mancanegara di Sumatra Utara ini.
"Bukti itu menunjukkan bahwa Medan dan kawasan lain di Sumatera Timur semakin berlari menjadi kawasan yang maju, penduduk yang heterogen, dan laju perkembangan yang semakin signifikan", ungkapnya.
Salah satu contoh daripada peninggalan perkebunan tersebut adalah seperti Kereta Api Deli (Deli Poorweg Matschaaaij) yang hingga kini masih eksis. Tetapi sayang, beberapa ruas rel sudah hilang dan tidak difungsikan lagi. "Kereta Api itu sendiri dibangun oleh JT Cremer pada tahun 1883 yang pada awalnya menghubungkan Medan Belawan", ungkapnya.
Selanjutnya, kata Ichwan, dirintis pembangunannya hingga Aceh dan Palembang yang disebut dengan Kereta Api Trans Sumatra. Sedangkan khusus di Sumatra Utara, jalur Kereta Api ini sudah terhubung mulai dari Lagkat hingga Rantau Prapat.
Demikian juga banyaknya bangunan bersejarah yang lain yang pada umumnya dibangun setelah dan pada era keemasan perkebunan tembakau, ucapnya.
Senada dengan hal itu, Erond Damanik mengemukakan seminar nasional ini akan disertai oleh pameran koran jaman dahulu, foto-foto klasik, artifak situs, maupun dokumen lain yang mencerminkan kekayaan sejarah masa silam Sumatra Utara serta dokumentasi kegiatan mahasiswa di warisan sejarah.
Erond menambahkan, peserta seminar nasional kali ini adalah mahasiswa jurusan sejarah dari seluruh Indonesia, seperti dari Universitas Syahkuala Banda Aceh, Airlangga Surabaya, Udayana Bali, UGM Yogyakarta, UI Jakarta, Sam Ratulangie Manado, Hasanuddin Makassar, USU Medan, Andalas Padang, dan lain-lain. (rmd)
Back
Read More..
Label:
KOTA

Medan, (Analisa)
Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sumatera Utara (USU) dr Blondina Marpaung SpPD-KR berhasil meraih gelar doktor (S3) dalam ilmu kedokteran universitas tersebut setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan para penguji baik
komisi luar penguji maupun tim pembimbing di ruang sidang IMT-GT USU Medan, Senin (29/3).
Disertasi disampaikan, "Penggunaan Petanda Biokimia Asam Hialuronat Serum dan CTX-II Urin terhadap Penilaian Hasil Pengobatan Osteoartritis Lutut" dengan penguji Prof Handoko Kalim (FK Brawijaya Malang), Drs Sutarman MSc PhD, Prof Harun Rasyid Lubis, Prof Dr Edu Tehupeiory (FK Hasanuddin Makassar), Prof Dr Hadyanto Lim, prof Ok Moehad Sjah, SpPD KR dan Prof Chairuddin P Lubis. Hadir pada kesempatan itu Dekan FK USU Prof Gontar Siregar dan Prof dr Syahril Pasaribu.
Dalam sidang itu Dr dr Blondia Marpaung yang merupakan putri almarhum Prof dr Boloni Marpaung SpPD KGEH dan Masnida br Ritonga berhasil menjawab semua pertanyaan para penguji dengan lancar dan tangkas.
Dijelaskannya, petanda biokimia asam dan hialuronat dapat dipakai untuk menilai hasil pengobatan OA dan terjadi penurunan yang signifikan terhadap rerata kadar asam hialuronat serum yang diperiksa pada akhir penelitian dibandingan dengan awal penelitian pada kelompok yang menggunakan terapi diacerein.
Petanda biokimia asam hialuronat serum dan CYX-II urin sudah dapat dipakai dalam mengevaluasi hasil pengobatan OA karena terbukti efektif, efisien dan pasien tidak terpapar radiasi. Perlu penelitian lanjutan yang menilai kadar petanda biokimia berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin, katanya.
Lebih singkat
Sementara itu ketika ditanya wartawan, untuk menilai hasil suatu pengobatan penyakit rematik telah ditemukan cara yang lebih singkat dan pasti. Kalau selama ini, biasanya pasien makan obat itu terus, sekarang bisa diteliti dalam waktu tiga bulan penggunaan obat, maka akan diketahui cocok atau tidak terhadap pasien. Kalau tidak cocok diganti dengan pengobatan lain, karena jenis obat itu banyak macamnya.
Sementara Rektor USU Prof Chairuddin P Lubis seuasi ujian mengatakan, selaku pimpinan USU menyampaikan selamat atas keberhasilan yang diperoleh Dr Blondina Marpaung SpPD-KR kepada yang bersangkutan dan seluruh keluarga.
Dikatakannya, rata-rata di bidang kedokteran ada 5000 penelitian di bidang bymedical per hari, 1800 bidang medicyn per hari. Jadi dapat dibayangkan per harinya hanya sekian judul jurnal yang terbit, sedangkan seorang dokter dituntut terus belajar. Maka perlu dibagi waktu secara baik, agar kemampuan ilmu tidak turun. "Kita harus berguna bagi orang lain, agar tidak dianggap terbuang. Selain itu, perhatian terhadap anak-anak jangan dilupakan," ujarnya.
Hadir juga pada ujian tersebut suami Blondina Marpaung SpPD-KR, Ir Surung Panjaitan putra-putrinya, Enrico Surya, Grace Jesica Leoni dan Edward Alexander. Ibunya Masnida br Ritonga, adik-adiknya, dr Vera Marpaung SpKJ MKes/dr Leonardo Dairi SpPD KGEH, Ir Richard Marpaung/Hirim Sirait SH SPn, anggota DPRDSU Rooslynda Marpaung (isteri Ir GM Chandra Panggabean, dr Hans Marpaung MM SpB/Vera Emelia Soronga, tulangnya Brigjen Pol Drs Marthin Ritonga MSi dan lainnya. (rrs)
Back
Read More..
Label:
KOTA
Medan, (
Analisa)
Dari sekitar 135 juta hektare hutan lahan hijau di Indonesia tercatat 70 juta hektare sudah kritis dan diperkirakan kerusakan semakin bertambah parah akibat maraknya eksploitasi hutan dan penebangan hutan untuk pembukaan lahan perkebunan serta pemukiman.
"Kondisi ini perlu segera ditanggulangi dengan program penghijauan lahan dan hutan yang telah gundul", kata Ketua Umum DPP Asosiasi Hutan Tanaman Rakyat Mandiri Indonesia (AHTRMI) Basyaruddin Siregar SP di Medan, Kamis (1/4)
Dia mengemukakan hal itu terkait dengan pelantikan DPW AHTRMI Sumut dalam waktu dekat sekaligus pelaksanaan program penghijauan lahan dan hutan di daerah ini.
Basyaruddin yang didampingi Ketua DPW AHTRMI Sumut FJ Pinem dan pengurus lainnya memperkirakan setiap tahun kehilangan 1,2 juta hektar hutan . Seperti halnya di Kaliman Barat 4 juta hektare hutan lahan sudah mengalami kritis. Justru itu perlu percepatan penghijauan di seluruh tanah air.
Diakuinya Departemen Kehutanan menghadapi kesulitan besar untuk menyukseskan program penghijauan lahan dan hutan yang telah gundul. Meski banyak organisasi kemitraan maupun LSM yang membantu program pemerintah tersebut.
"AHTRMI berkomitmen mendukung program penghijauan dan lahan tak produktif di tanah air. Kita sudah menyiapkan 100 ribu rimbawan-rimbawati di setiap provinsi. Kita juga mengajak masyarakat berperan aktif membantu program ini", pinta Basyaruddin.
Siapkan
Tahun ini Kementerian Kehutanan sudah menyiapkan 500 ribu hektare lahan di seluruh Indonesia untuk dihijaukan dengan berbagai tananam. Di antaranya tanaman Seigon dan Jati.
Menyinggung penghijauan di Sumut, menurut dia dalam waktu dekat AHTRMI melakukan penanaman perdana di Kabupaten Langkat dalam waktu dekat seluas 3.085 hektare. Ini sudah ada keputusan Menteri Kehutanan.
Selain itu penghijauan juga dilakukan di Asahan, Madina, Labuhan Batu, Simalungun dan Palas, Danau Toba dan sepanjang Sungai Deli di Medan. Sekitar 40 ribu hektare akan ditanami karet pejambon, 70 persen ditanam tanaman pokok keras dan 30 persen tanaman produktif.
"Kita memiliki strategi dalam melaksanakan penghijauan disamping memiliki ratusan Litbang yang ahli dalam program Hutan Tanaman Rakyat atau HTR", jelas Basyaruddin. (bay)
Back
Read More..
Label:
KOTA
Medan, (
Analisa)
Calon Walikota Medan, Sofyan Tan menawarkan solusi penyelesaian ternak babi di Mandala Kelurahan Tegal Sari Mandala I Kecamatan Medan Denai. Sofyan Tan menawarkan relokalisasi ternak dengan sistem satu atap.
"Saya punya konsep dimana pemukiman warga, lokasi ternak, dan pengolahan limbah akan dibuat dalam satu lokasi di pinggiran Kota Medan," ujar Sofyan Tan saat berdilog dengan warga mandala di Jalan Tangguk Bongkar 7 Medan, Sabtu (27/3).
Pertemuan tersebut berlangsung sangat sederhana dan dihadiri sekitar 100 orang warga. Calon Walikota yang berpasangan dengan Nelly Armayanti itu menambahkan, jika hal ini diterapkan maka limbah dari ternak babi tidak lagi menjadi masalah karena sudah diproduksi menjadi kompos. Jadi tidak akan ada lagi yang dibuang atau diterlantarkan dari ternak tersebut sehingga peternak tidak perlu khawatir akan digusur atau diprotes oleh warga lainnya, katanya.
Dikatakannya, masalah ternak babi di Mandala merupakan suatu masalah yang besar. Namun, lanjutnya, itu semua akan bisa diatasi secara bersama-sama dengan konsep saling menguntungkan atau tidak ada yang dirugikan serta tidak melanggar aturan main atau prosedur. Konsep ini juga bisa mengangkat derajat peternak karena telah tersedia perumahan peternak sehingga tidak lagi dikejar-kejar oleh orang lain, terang calon walikota nomor urut sepuluh itu.
Dikatakannya, dalam mencari lokasi tersebut memang dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Dia yakin dengan latar belakangnya selaku pelaku UMKM maka pihak bank akan bersedia memberikakan kredit yang bunganya akan disubsidi oleh Pemko Medan.
Hal ini nantinya akan membentuk sentra peternakan babi yang terkontrol dan bisa menambah pendapatan bagi peternak serta PAD Kota Medan, terangnya.
Seorang warga, S Nainggolan mengatakan, mungkin lebih baik mereka (warga-red) tetap di Mandala memelihara ternak babi tapi harus diperbaiki terlebih dahulu pembuangan limbah atau dibuat pengolahan limbah babi. Wacana rekolisasi sudah lama oleh walikota sebelum-sebelumnya dan hingga kini tak terealisasikan. Jika memang mesti dipindahkan maka kami inginkan kontrak politik secara tertulis jangan ucapan belaka, tantang Nainggolan.
Menanggapi hal ini Sofyan Tan mengatakan, dirinya tidak takut dengan kontrak politik yang ditawarkan. Silahkan kawan-kawan susun kontrak politiknya dan pasti saya teken, biar enak sama enak antara saya, peternak dan warga non peternak, tegas Sofyan.
Pada kesempatan itu Sofyan Tan juga dipakaikan ulos oleh ketua STM Dosroha Tangguk Bongkar, M Sihombing sebagai tanda restu perjuangan Sofyan Tan untuk menjadi Walikota Meda dari warga sekitar. "Jika Sofyan Tan memiliki niat yang baik dan tulus pasti akan dikabulkan Tuhan, dan kami akan tetap solid untuk mendukung dan memenangkan Sofyan-Nelly," tegas Sihombing.
Dikatakan Sihombing, sesuai degan kondisi masyarakat mandala dengan pemiliharaan ternak terkait relokasi sudah menerima untuk direlokasi. Rahudman juga sudah mewacanakan tapi tidak teralisasi dan kami berharap Sofyan Tan dapat merealisasikannya karena konsep yang ditawarkannya sungguh bagus, katanya. (rel/maf)
Back
Read More..
Label:
KOTA
Medan, (
Analisa)
Sejalan dengan tuntutan tugas, jajaran Satuan Brimob Polda Sumut harus menun jukkan kinerja Polri dengan sasaran reformasi birokrasi dan mampu serta handal memberikan pelayanan kepada masyarakat secara tepat dan akurat. Hal ini juga sesuai dengan program Quick Respon.
Demikian dikatakan Kepala Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol Drs Verdianto I Bitti Caca M.Hum pada upacara serah terima jabatan Kepala Detasemen B dari AKBP Agustri Herianto Sik kepada AKBP Arief Budiman Sik MH serta Kepala Detasemen C dari SKBP Arief Budiman Sik MH kepada Kompol Antoni Surbakti SH di Markas Satuan Brimob Polda Sumut Medan, Sabtu (3/4).
"Berkaitan dengan hal tersebut, tidak lama lagi Brimob Polda Sumut dihadapkan dengan tugas mulia mengamankan Polkada di beberapa kabupaten dan kota di Sumut.
Sebagai bagian integral Polri, Brimob senantiasa mengantaisifasi segala hal demi terjaminnya keamanan pelaksanaan Pilkada tersebut," jelas Kasat Brimob Polda Sumut.
Persiapan
Kepada pejabat yang baru dilantik, Kasad Brimob berharap agar mempersiapkan mental rohani dan jasmani menghadapi tugas-tugas yang semakin berat.
"Bila kita tetap berpedoman pada Protap, Perkap, undang-undang, menjunjung tinggi hak azasi manusia serta menghilangkan sifat arogan, kita akan mendapat kepercayaan dan dukungan dari masyarakat," jelasnya.
Sementara kepada kepada selurauh anggota jajaran Satbrimob Polda Sumut juga diharapkan untuk senentiasa memberikan dukungan dan menjalin kerjasama yang baik kepada pejabat yang baru. Dengan demikian pelaksanaan tugas dapat berjalan baik.
Turut hadir dalam sertijab ini para mitra Satbrimob Polda Sumut antara lain Hendra Insan (Ahok), Acuan, Asin Taberu serta dari Bankom Manggala Susanto, Eddy Tiobana dan Sugito. (msm)
Back
Read More..
Label:
KOTA
Medan, (Analisa)
Melihat kondisi kota Medan saat ini terutama di sejumlah ruas jalan sungguh memprihatinkan.Tak heran jika diguyur hujan lebat, kota menganak sungai akibat genangan air di mana-mana.
Keluhan warga terhadap buruknya infrastruktur tersebut seharusnya mendapat perhatian serius pemerintah setempat dengan mempercepat pembenahannya.
"Tapi tanda-tanda percepatan gerak untuk menanggulangi sarana jalan rusak di inti kota belum ada tanda-tanda dilakukan secara menyeluruh dan mapan", kata Drs Heri Zulkarnain, anggota DPRD Medan menjawab pertanyaan pers di Plaza Millennium Medan, Jumat (9/10).
Dia melukiskan bila hujan lebat genangan air di sejumlah ruas jalan akibat tidak berfungsinya dranase, pemandangan tersebut bukan di kota Medan, tapi seperti di sebuah desa yang jauh terisolir.
Heri mengakui memang ada upaya dari Pemko Medan membersihkan sampah maupun lumpur yang memadati sejumlah drainase atau saluran air. Tapi ironisnya hasil pekerjaan tersebut tidak mampu mengurangi dampak banjir,malah genangan air semakin meluas.
Dia menyayangkan, lumpur yang dikeruk dalam saluran tidak segera dibuang. Tapi dibiarkan lama bertumpuk di pinggir saluran air tersebut. Tak heran jika hujan turun lumpur tadi kembali tergerus ke saluran bahkan mengalir ke badan jalan.
Rendah
"Itu belum lagi tingkat kesadaran warga kota yang masih rendah. Membuang sampah di sembarangan tempat membuat kota semakin jorok dan menggelikan", kritik Heri seraya menyebutkan biaya pengerukan drainase yang dikeluarkan Pemko Medan miliaran rupiah terkesan menjadi sia-sia.
Namun anggota dewan ini berharap agar program penanggulangan infrastruktur kota Medan perlu dilakukan secara matang dan mapan. "Meskipun menelan biaya besar tapi memberi kepuasan dan kenyamanan bagi warga", tandas Heri. (bay)
Kembali ke Halaman Sebelumnya
Read More..
Label:
KOTA
Medan, (Analisa)
Gubernur Sumatera Utara, H Syamsul Arifin SE mengingatkan kepada calon jemaah haji (Calhaj) asal Sumut untuk tabah dan ikhlas menunaikkan ibadah haji di Tanah Suci Makkah.
"Rahmat Allah kepada calon duyufurrahman karena tahun ini bisa menyempurnakan rukun Islam kelimanya harus disyukuri dan dilaksanakan sebaik mungkin. Sebab kalau tidak malah akan jadi azab", kata H Syamsul Arifin pada halalbihalal dan pemberangkatan jemaah calon haji 1430 H Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sumut bersama Gubsu di Kampus I IAIN Sumatera Utara Jalan Sutomo Medan, Minggu (11/10).
Di Tanah Suci Makkah, calhaj akan menghadapi keadaan sangat berbeda dengan di Sumut ini. Itulah sebabnya, dituntut ketabahan dan keteguhan iman, sehingga setelah pulang ke tanah air bisa kembali fitrah, ucap Syamsul dalam tausyiahnya di hadapan 3.000 an calon jamaah haji asal Medan, Binjai, Langkat dan daerah tingkat dua lainnya.
Gubsu menyarankan kepadaCalhaj asal Sumut untuk mensyukuri nikmat dan kesempatan yang diberikan Allah tahun ini. Sebab dari sekitar 13 juta penduduk Sumut, hanya 8.131 orang yang dipanggil dan mendapat kesempatan untuk berangkat ke Tanah Suci Makkah melaksanakan rukun Islam ke lima tahun ini.
Karena itu, ucapnya jangan sia-siakan kesempatan ini. Manfaatkanlah sebaik mungkin dengan melaksanakan ibadah haji secara tulus iklas, memenuhi rukun, wajib, sunnah dan hindarilah hal-hal dilarang selama melaksanakan ibadah haji.
"Sebab tak sedikit umat Islam di Sumut ini yang kaya, dan berkeinginan berangkat haji, tapi belum bisa berangkat," ucapnya.
Kekuatan
Pada acara yang dihadiri Pj Walikota Medan, Rahudman Harahap, Kepala Kanwil Depagsu, Drs H Syariful Mahya Bandar MAP, Kabid Humas Poldasu, Komisaris Besar Polisi Baharuddin Djafar, Ketua Umum MUI Sumut, Prof DR H Abdullah Syah, Kapoltabes Medan dan Sekitarnya Kombes Pol Imam Margono, Kabintal Kasdam I/BB Letkol Caj Irwan Nuh, Ketua IPHI Sumut, H Ahmad Husein SE, Pimpinan KBIH Jabal Noor KH Zulfikar Hajar Lc dan sejumlah pejabat lainnya itu, Gubsu memohon kepada Allah agar memberi kekuatan lahir dan batin kepada para calhaj tersebut.
Kepada pengurus IPHI dan KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji), Gubsu berharap, dapat memberi bimbingan dan penjelasan yang benar terkait tata cara pelaksanaan haji baik di saat di tanah air, di Arab Saudi terlebih setelah para calhaj kembali ke Tanah Air.
"Saya berharap, para calon tamu-tamu Allah ini tidak mengeluh selama menjalankan ibadah haji. Kenikmatan menjalankan ibadah haji bukan dilihat pada tempat melaksanakannya melainkan di hati", ujarnya.
Saya berharap, begitu kembali dari haji, kembali ke fitrah bersama-sama membangun Sumut. Doakan Sumut selalu aman, tentram dan terhindar dari bencana, paparnya.
Pj WaliKota Medan, Rahudman Harahap dalam sambutannya juga berharap kepada Calhaj utamanya asal Kota Medan yang berjumlah lebih 2.500 orang mendoakan agar pembangunan di Kota Medan dapat berjalan dengan baik.
Rahudman juga berharap, agar para calhaj mendoakan Medan terhindar dari bala dan bencana. "Doakanlah agar pembangunan di Kota Medan ini berjalan lancar," harap Pj Wali Kota Medan.
Ketua panitia, Drs H Syarifuddin El Hayat M Ag mengatakan, acara Halal bi Halal dan tepung tawar haji tersebut merupakan agenda tahun IPHI Sumut.
Hal itu dimaksudkan, agar para calhaj yang berangkat ke Tanah Suci Makkah dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan diberi kesehatan.
"Kegiatan ini merupakan agenda tahunan IPHI Sumut, dan merupakan lanjutan dari kegiatan pemberangkatan para ulama ke daerah puasa Ramadhan lalu," sebutnya. (rmd)
Kembali ke Halaman Sebelumnya
Read More..
Label:
KOTA
Medan, (Analisa)
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Travel Agen Indonesia (DPP Asita), Ben Sukma menilai, minimnya anggaran untuk biaya promosi pariwisata tidak menjadi alasan lemahnya mengembangkan potensi wisata dan menggaet wisatawan domestik dan mancanegara.
"Kalau untuk promosi tidak semua harus bayar. Bisa dengan cara barter. Yang penting semua pihak terkait berusaha maksimal," sebut Ben Sukma saat menghadiri pertemuan dengan para stakeholder wisatawan dari Thailand di Hotel JW Marriot, Jumat (9/10) malam.
Menurutnya, pemerintah maupun stakeholder duduk, berpikir dan berbuat bersama untuk mengembangkan potensi wisata dan menggaet para wisatawan.
"Intinya semua pihak terkait harus terlibat dan berbuat. Tidak seperti saat ini. Untuk pesta danau toba saja, banyak para agen travel tidak tahu. Ini sangat disayangkan. Kecuali memang pesta danau toba itu hanya untuk pesta rakyat tidak perlu ada wisatawan," jelas Ben Sukma.
Menyikapi hubungan segitiga Indonesia, Malaysia dan Thailand (IMT-GT) untuk pengembangan potensi wisatawan tiga negara, Ben Sukma mengaku sejauh ini sudah berjalan baik. Hanya saja perlu ditingkatkan lagi link kerjasama sama antar negara.
Variasi Objek Wisata
Selain itu, perlu juga merumuskan kembali tentang variasi obyek wisata yang dijual. "Misalkan, kalau Thailand jual pantai, Malaysia jual potensi belanja dan kita menjual gunung. Jangan sama-sama jual wisata pantai," sebut Ben Sukma.
Turut hadir dalam acara itu Kadis Pariwisata Sumut Nurlisa Ginting. Sumut, katanya, merasa terhormat dengan kehadiran para pejabat dan stakeholder pariwisata Thailand ke Sumut. Daerah ini, merupakan daerah multi etnik dan budaya, memiliki potensi wisata Danau Toba dengan keanekaragaman buah.
Dalam perjanjian IMT GT, pihak Thailand berjanji tidak saja akan menggaet wisatawan Sumut, tapi juga siap mempromosikan Sumut serta membawa wisatawan dari Thailand ke daerah ini.
Hadir saat itu, Director of Administration System Development Division, Supith beserta sejumlah jajarannya dan pengurus asosiasi travel agen dan hotel Thailand. (nai)
Kembali ke Halaman Sebelumnya
Read More..
Label:
KOTA
Medan , (Analisa)
Sehubungan protes beberapa kalangan terkait penetapan jadwal "hari H" pemungutan suara pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota-Wakil Walikota Medan secara langsung,
16 Juni 2010, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menyatakan jadwal itu dapat diubah bila ada dasar hukum yang mengharuskan dilakukan perubahan.
Demikian Ketua KPU Medan Dra Evi Novida Ginsting, MSP melalui anggota KPU Divisi Hukum dan Humas Pandapotan Tamba, SH, MHum kepada Analisa ketika ditemui di gedung KPU Jalan Kejaksaan Medan, Kamis (8/10) petang.
"Pada prinsipnya tanggal pemungutan suara yang telah ditetapkan KPU Medan belum "paku mati" dalam pengertian masih bisa diubah apabila ada dasar hukumnya," ujar Pandapotan Tamba sembari mengutarakan penetapan tanggal hari H pelaksanaan tersebut sangat penting sebagai dasar untuk penyusunan tahapan Pilkada Medan 2010.
Karena itu, tambahnya, dalam penetapan hari pemungutan suara Pilkada Medan, KPU Medan tidak ada melakukan pelanggaran.
Apalagi penetapan tanggal tersebut sesuai peraturan di mana pelaksanaan pemungutan suara berlangsung 30 hari menjelang berakhirnya periode Walikota Medan dan Wakilnya yakni 17 Juli 2010.
Sesuai Aturan
"Semuanya sesuai aturan dan prosedural hukum yang berlaku. Jadi tidak ada yang perlu diperdebatkan di sini, sebab yang terpenting bagaimana berbagai pihak baik KPU Provinsi dan Pusat, DPRD, Pemko Medan serta masyarakat luas mendukung pelaksanaan Pilkada Medan agar berjalan lancar serta melahirkan pimpinan yang berkualitas. Apapun ceritanya, Pilkada Medan akan sukses berkat dukungan banyak pihak," tandas Tamba sembari mengutarakan saat ini pihaknya tengah melakukan penyusunan draf tahapan Pilkada Medan.
Rencananya, tambah Pandapotan Tamba, apabila draf ini telah rampung pihaknya akan menyampaikannya kepada KPU Provinsi bahkan KPU Pusat serta institusi terkait lainnya seperti DPRD Kota Medan dan Pemko Medan guna meminta masukan.
Dalam kesempatan tersebut Pandapotan Tamba juga mengutarakan dalam waktu dekat ini KPU Medan juga akan menggelar koordinasi dengan berbagai intansi di antaranya pimpinan DPRD Kota Medan terkait anggaran Pilkada dan masa berakhir jabatan Walikota Medan periode 2005-2010.
Koordinasi
KPU Medan juga akan berkoordinasi dengan Pemko Medan khususnya Dinas Kependudukan terkait data kependudukan Kota Medan.
Data ini nantinya akan menjadi acuan KPU Medan untuk menetapkan jumlah dukungan calon independen yang berdasarkan 3 persen dari jumlah penduduk di Kota Medan.
"Di samping itu, data ini nantinya juga akan digunakan dalam penetapan jumlah pemilih Kota Medan yang terlebih dahulu melalui proses pemutakhiran sebelum ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Medan," papar Tamba.
Dalam kesempatan tersebut Pandapotan Tamba juga mengungkapkan berdasarkan draf tahapan Pilkada yang dirancang KPU Medan, rekrutmen PPK dan PPS akan berlangsung mulai November serta pelantikan Desember 2009. "Jadi awal Januari 2010 akan dilangsungkan pemutakhiran data pemilih," imbuhnya. (aru)
Kembali ke Halaman Sebelumnya
Read More..
Label:
KOTA
Medan, (Analisa)
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut, berharap putra terbaik Sumut yang terpilih dan menduduki Ketua Fraksi di DPR RI dan duduk di MPR RI, 2009-2014 dapat memperjuangkan pembangunan infrastruktur di Sumut.
Perjuangan penyelesaian itu diantaranya pembangunan Bandara Kualanamu, Jalan Tol Medan Tebing-Tinggi, Binjai - Medan dan Undang-Undang (UU) bagi hasil perkebunan seperti UU migas dan termasuk peningkatan budgeting (anggaran) ke Sumut terlebih terhadap bantuan pusat berupa DAK, DAU dan sebagainya.
Demikian diungkapkan Ketua KNPI Sumut, Ir. H. Akhmad Yasyir Ridho Loebis, didampingi Sekretaris Joni Koto dan Wempi Saragih, Rabu (7/10) di Medan.
Menurut Ketua KNPI Sumut ini,jika mereka tak bisamemperjuangkan hal tersebut berarti mereka tidak bisa membuktikan diri bahwa mereka telah memperjuangkan kepentingan rakyat Sumatera Utara.
"Kami tidak menginginkan anggota DPR RI dari Sumut yang saat ini menduduki kursi dan ketua Fraksi seperti anak kost yang mempunyai kebiasaan suka melupakan asal mereka dibesarkan," ujar Ridho Loebis seraya bersyukur dan bangga terhadap putra Sumut yang terpilih di DPR RI dan MPR RI.
Bandara Kualanamu
Lebih lanjut dikatakannya, persoalan pembangunan Bandara Kualanamu tidak ada lagi kendala terkait dengan persoalan pembebasan lahan, karena sudah diselesaikan Gubsu, sehingga bandara tersebut bisa dioperasikan pada tahun 2011.
Dia juga mengatakan, tugas lainnya adalah perjuangan merealisasikan pembangunan jalan tol Medan Tebing - Tinggi.
Dengan adanya pembangunan tersebut dapat mendukung percepatan pembangunan dunia pariwisata yang ada di Sumut. Dan itu akan meringankan waktu perjalanan ke daerah wisata seperi Danau Toba dan daerah pariwisata yang lainnya.
Mengenai, UU tentang perkebunan, yakni bagi hasil yang seimbang antara pusat dan daerah seperti UU Migas yang ada juga harus diperjuangkan agar masyarakat Sumut dapat lebih merasakan hasil.
"Tidak itu saja, mereka diharapkan bisa memperjuangkan APBN bisa lebih besar lagi ke Sumut agar visi dan misi Gubsu cepat direalisasikan," ujar Yasyir Ridho. (twh)
Kembali ke Halaman Sebelumnya
Read More..
Label:
KOTA
Medan, (Analisa)
Guru pengawas sekolah berperan penting meningkatkan mutu pendidikan dengan melakukan perbaikan-perbaikan dalam setiap proses pembelajaran di dalam kelas.
Karena itu, pengawas dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik agar dapat menjalin hubungan yang harmonis dengan pihak sekolah dan guru selaku pihak yang diawasinya.
Ketua Program Studi Admistrasi Pendidikan, Pasca Sarjana Universitas Negeri Medan, Prof Dr H Syaiful Sagala menjelaskan hal itu, Kamis (8/10).
Syaiful Sagala yang menyampaikan itu pada Lokakarya Supervisi Klinis mata kuliah Supervisi Pendidikan Prodi Administrasi Pendidikan Pascasarjana Unimed di gedung serba guna kampus itu mengungkapkan, pengawas sekolah melakukan supervisi terutama bagaimana agar terlaksana proses pembelajaran dengan baik dan benar serta mencerminkan pembelajaran yang aktif, kreatif , efektif dan menyenangkan baik bagi guru maupun siswa.
Supervisi pendidikan merupakan ilmu terapan yang harus digunakan dalam meningkatkan mutu pelayanan sumber daya manusia terhadap calon-calon sumber daya lainnya. "Pengawasan tersebut akan berhasil jika didasarkan pada prinsip-prinsip pendekatan dan teknik teknik yang tepat serta hubungan komunikasi yang baik antara pengawas sekolah dengan guru-guru binaannya,"katanya.
Masukan
Ia mengatakan tugas utama pengawas sekolah adalah memberi masukan kepada guru dalam hal menemukan metode dan teknik baru yang digunakan guru dalam mengajar. Dalam pendidikan dan pengajaran, usaha supervisor lebih diarahkan kepada upaya menumbuh kembangkan kepemimpinan para guru yang dapat dimanfaatkan untuk perbaikan situasi belajar mengajar.
Menurut dia, ada tiga unsur penting dalam pengawasan pendidikan, yakni prilaku pengawas harus dapat menjadi panutan dan intensitas pengawasan yang diberikan harus berkesinambungan.
Ketua panitia kegiatan Ir Rabukit Damanik didampingi sekretaris Harianta Sembiring mengatakan, supervisi pendidikan merupakan salah satu usaha pelayanan terhadap guru dan persolan pendidikan lainnya, baik secara kelompok maupun secara individual dalam dalam upaya memperbaiki situasi belajar mengajar kearah yang lebih baik.
"Dengan adanya pengawasan ini para guru akan merasa ditemani dan tidak bekerja sendiri terutama dalam hal perbaikian-perbaikan proses pembelajaran bagi siswa", ucapnya.
Kemudian dengan pengawasan yang baik itu, guru meningkatkan kompetensi dan sof skillnya dalam mengajar sehingga out put yang dihasilkan relevan dengan peningkatan kualitas pendidikan, jelas Damanik yang juga Kepala Sekolah SMA-SMK Yayasan Perguruan Laksamana Martadinata Medan ini. (rmd)
Kembali ke Halaman Sebelumnya
Read More..
Label:
KOTA
Medan, (Analisa)
Pj Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap MM menyatakan sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak didik.
"Kebersihan, keindahan dan kenyamanan lingkungan sekolah merupakan aspek penting dan sesuatu yang bisa membuat menyenangkan," kata Rahudman Harahap ketika memberikan sambutan usai melantikan 73 kepala SD se Kota Medan dan 23 pengawas sekolah di Aula Kantor Dinas Pendidikan Medan, Jalan Pelita IV Medan, Rabu (7/10).
Dia mengajak, sebagai pejabat di lingkungan sekolah, kepala sekolah harus mampu mengetahui lingkungan sekolah secara detail sehingga mampu mengantisipasi setiap perubahan yang terjadi.
Selain itu, kepala sekolah harus bisa berperan menjadi pemimpin, pendidikan dan pemberi motivasi serta mampu mengembangkan diri dan kemampuan berpikir dalam kepemimpinan sehingga bisa berbuat dan menimbang mana yang baik maupun yang buruk.
Rahudman juga menyebutkan, Pemko Medan saat ini telah memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan sekolah.
Pergantian Pejabat
Sedangkan kepada pengawas, Pj Walikota Medan minta agar tidak sekadar sebagai pengawas penyelenggaraan dan pengendalian serta pelaksanaan kurikulum tapi jabatan ini memainkan fungsi dan peran yang tidak kalah penting dari kepala sekolah yakni membantu, pengawas belajar mengajar. "Pengawas harus mengetahui aspek-aspek yang harus diawasi, dituntut kreatif, mengekplorasi ilmu pengetahuan dari berbagai sumber, harus selalu meningkatkan pengetahuan dan beradaptasi terhadap ilmu pengetahan dan teknologi yang berhubungan dengan dunia pendidikan," katanya.
Dia mengakui, pelantikan kepala sekolah dan pengawas sekolah bukan hal yang mendadak tapi aspirasi masyarakat dimana selama hampir dua tahun ada sekolah yang tidak memiliki kepala sekolah defenitif.
Ke depan, Pemko Medan juga akan melantik kepala SMP dan SMA serta jabatan-jabatan lainnya di berbagai jajaran di Pemko Medan yang dianggap perlu diadakan penyegaran dalam upaya mencapai program kerja Pemko Medan.
Pelantikan ini juga dihadiri, Kadis Pendidikan Kota Medan, Drs Hasan Basri MM, Kepala BKD Kota Medan, Lahum SH, Asistem Umum Pemko Medan, Sulaiman SH MSi dan undangan lainnya. (maf)
Kembali ke Halaman Sebelumnya
Read More..
Label:
KOTA
Medan, (Analisa)
Pj Walikota Medan Drs Rahudman Harahap MM mengaku salut atas swadaya dan partisipasi masyarakat serta donatur di Lingkungan II dan IV Kelurahan Kedai Durian, Medan Johor yang gotongroyong membangun Jalan Berlian Sari dan Jalan Ladang.
"Sikap dan usaha positif masyarakat di sini yang berinisiatif membangun jalan patut menjadi contoh kelurahan lainnya yang ada di Medan," tegas Rahudman saat meresmikan pemakaian Jalan Berlian Sari dan Ladang di Pondok Bodhi, Sabtu (10/10).
Di hadapan tokoh masyarakat Medan Johor, Alun, donatur, Kadis Bina Marga Medan Gindho Hasibuan, Sekwan Erwin Lubis, Camat Medan Johor Pulungan Harahap, Muspika serta ratusan masyarakat Kelurahan Kedai Durian, Rahudman menambahkan, dengan sikap gotongroyong tersebut dinilai mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Infrastruktur jalan, drainase, kebersihan dan penertiban pasar dan penataannya merupakan persoalan bersama dan bukan semata tanggungjawab pemerintah," katanya.
Rahudman menghimbau masyarakat kota Medan dan Medan Johor khususnya untuk berperan aktif membangun dan menjaga infrastruktur agar motto Medan kota metropolitan, madani dan religius dapat terwujudkan.
"Saya juga menghimbau jajaran Pemko Medan meningkatkan kinerja agar infrastruktur yang terjadi dapat teratasi," ujar Rahudman.
Dengan demikian, lanjutnya, pada 2010 Medan bukan lagi menjadi kota yang jorok, tetapi kota yang bersih dan sehat.
Piagam Penghargaan
Pada kesempatan itu Rahudman memberikan piagam penghargaan Pemko Medan kepada tokoh masyarakat dan donatur yang berpartisipasi membangun kedua jalan tersebut. Mereka adalah tokoh masyarakat Medan Johor Alun, donatur antara lain Agus, Tono, Rudi Acai, Medan Kartika, Sinar Plastik, Awi, Amin, Hasan Kasiman, PT Rencong, UD Medan Jaya, Intan Trisula, Timur Jaya dan lainnya.
Sementara itu tokoh masyarakat Medan Johor, Alun kepada wartawan mengatakan, peresmian pemakaian jalan tersebut merupakan suatu bentuk kepedulian masyarakat beserta donatur akan pentingnya pembangunan jalan bagi kelangsungan ekonomi masyarakat.
"Masyarakat di sini juga baru kali ini dikunjungi Walikota Medan. Jadi acara peresmian ini sekaligus tatap muka dengan bapak Rahudman selaku Pj Walikota Medan," ujar Alun. (msm)
Kembali ke Halaman Sebelumnya
Read More..
Label:
KOTA
Medan, (Analisa)
Pengurus Wilayah Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumut beraudiensi ke kantor Gubsu. Kedatangan petinggi IDI diterima langsung Gubsu H Syamsul Arifin SE didampingi Kadis Infokom Drs Eddi Sofian MAP, Selasa (6/10).
Ketua Umum PW IDI Sumut dr Henry Salim Siregar SpOG didampingi Sekretaris Umum dr Ade Taufik SpOG, Bendahara Umum dr Savita Handayani SpPD, serta Wakil Ketua dr Daryon Gatot SpPD.
Turut juga Ketua Pengadaan Gedung IDI Sumut Prof dr Habibah Hanum SpPD, dr T Saefuddin MARS dan Sekretariat Pera Laila Syahri S.
Dalam kunjungan itu, Henry Salim selain melaporkan kepada Gubsu tentang kepengurusan PW IDI Periode 2009-2012 juga memberitahukan tentang rencana pelaksanaan kegiatan Medical Update pada 29-31 Oktober 2009 dalam rangka menyambut HUT IDI 2009. (nai)
Kembali ke Halaman Sebelumnya
Read More..
Label:
KOTA
Medan, (Analisa)
KKR(Kebaktian kebangunan rohani) yang menghadirkan pembicara Russel Sage dari Australia akan memberkati kota Medan dengan karunia kesembuhan dan nubuatan.
Acara yang diadakan oleh Gereja Penuai Indonesia atau yang sering disebut Indonesia Hervest Church ini akan berlangsung selama dua hari, Kamis dan Jumat hari ini di Auditorium Gedung Harvest Jalan Gatot Subroto No.186 Medan dan dimulai pukul 18.00 wib.
"Kita sangat bersyukur atas kesempatan dan kehadiran Russel Sage yang memberkati kota Medan saat ini," tutur Pdt.Johny Seragih, STh kepada MedanBisnis saat dijumpai di ruang kerjanya di Jalan Gatot Subroto Medan.
Pdt Johny juga menegaskan kehadiran Russel Sage ini akan membawa perubahan kepada setiap jemaat yang akan mengikuti acara KKR ini, sebab Russel Sage ini memiliki karunia penyampaian Firman Tuhan yang luar biasa serta karunia nubuatan dalam muzijat penyembuhan.
Russel Sage lahir baru pada tahun 1974 di Gereja Baptis Australia dan pada saat itu beliau sebagai Direktur Perusahaan Periklanan miliknya sendiri.
Beliau pertama sekali ditahbiskan seorang Pendeta Gereja Apostolik Australia pada tahun 1978, dimana pada saat itu terjadi "kegerakan Roh Kudus" yang luar biasa di Perth, saat itu terjadi banyak kesembuhan dan keselamatan terjadi. Dari sinilah beliau belajar langsung dari Roh Kudus tentang panggilannya masuk ke dalam pelayanan.
40 Negara
Russel juga merupakan Pendeta Gereja Apostolik yang pertama di Midland, di pinggiran kota Perth, dan selama 2 tahun beliau berkata bahwa akan ada kemajuan di berbagai gereja yang sudah dilayaninya di 40 negara di berbagai dunia. Banyak mujizat dalam pelayanannya, khususnya di India pada tahun 1981, dia melayani 15 ribu orang di Kurnool, Andra Padesh. Dalam sesi doa setelah 600 orang menyerahkan hidupnya kepada Tuhan Yesus, seorang anak laki-laki kecil yang sakit polio disembuhkan oleh Tuhan dengan mujizat seketika itu juga. Hal ini memperluas visinya untuk menyebarkan kuasa Injil ke seluruh dunia.
Dia juga selalu mempunyai prinsip bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Karunianya untuk bersaksi dan melayani di KKR selalu dihadiri lebih dari 30 ribu orang jemaat di berbagai negara seperti di India, berbicara kepada para pendeta dalam seminar di seluruh Asia dan melayani 4000 orang pengungsi Afganistan tahun 1983 bersama istrinya Ely. (rel/maf)
Kembali ke Halaman Sebelumnya
Read More..
Label:
KOTA
Sumbar, (Analisa)
PT Jamsostek (Persero) menyerahkan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) atas nama Warisman karyawan CV Insani Kontraktor yang menjadi korban tewas saat gempa mengguncang Sumbar (30/9).
Klaim yang diterima ahli waris almarhum Nofryanti, istri korban, diserahkan oleh Direktur Operasi dan Pelayanan Jamsostek Ahmad Ansyori didampingi Kepala Kantor Wilayah I Jamsostek, Dr H Mas’ud Muhammad MM dan Kepala Cabang Jamsostek Sumbar Alief Fauzy, Tim Pusat Dr Hendro, Kabag Umum dan SDM Sudirman Simamora, Humas Sanco Manullang dan sejumlah karyawan Senin, (5/10) di Kantor Cabang PT Jamsostek (Persero) Sumbar.
Jumlah klaim yang dibayarkan kepada isteri almarhum terdiri dari santunan kematian 60 persen x 80 bulan upah x Rp 47.500= 68,4 juta, biaya pemakaman Rp 2 juta dan santunan berkala selama 12 bulan Rp 200.000,-
Direktur CV Insani Kontraktor mengucapkan terimakasih atas pelayanan Jamsostek yang cepat dan memuaskan. "Saya sadar, musibah bisa saja terjadi setiap saat. Saya datang sendiri ke Kantor Jamsostek untuk mendaftarkan seluruh karyawan menjadi peserta jamsostek," katanya.
Kakanwil I PT Jamsostek (Persero) Dr H Mas’ud Muhammad MM usai penyerahan mengatakan pihaknya siap membayar santunan kepada korban gempa Sumbar. "Kita siap memberi santunan bagi korban kecelakaan kerja, meninggal maupun yang sakit. Silahkan menghubungi kantor kami, kita siap dengan sebaik-baiknya," tegasnya.
Serahkan Bantuan
Selain penyerahan santunan, Jamsostek juga membuka posko kesehatan di Kantor PT Jamsostek (Persero) dan dapur umum di Pariaman Sumbar. Mas’ud didampingi Kacab Sumbar Alief Fauzy mengungkapkan, pihaknya telah menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada sejumlah korban gempa.
Seperti halnya di Posko Bencana II Gempa Pilubang beralamat di Pasar Simpang Barebeh Kec Sei Liau Dusun Jl Baru, di Korong Paingan, di Logistik Nagari Kuranji Hilir, di Nagari Basan Gadang Kecamatan Nagari Gasan Gadang, di Mushalla Darussalam Kampung Teleng Sei Sirah, Nagari Pilubang, semuanya di daerah Kabupaten Padang Pariaman.
Bantuan sudah diberikan berupa Selimut, Kain Sarung, Susu makanan, makanan bayi, Biskuit, Obat, mie instan, Beras, Sarden, minuman mineral. (rel/mc)
Kembali ke Halaman Sebelumnya
Read More..
Label:
KOTA
Medan, (Analisa)
Dalam melaksanakan ibadah haji di tanah suci, jemaah calon haji diingatkan untuk selalu tabah, teguhkan iman dan serahkan diri dengan tulus ikhlas kepada Allah SWT agar ibadah haji dapat dilaksanakan dengan baik.
"Keadaan di tanah suci berbeda jauh dengan keadaan di tanah air," ujar Gubsu diwakili Asisten III Kesejahteraan Sosial Pemprovsu, Drs H Asrim Naim ketika membuka acara manasik jemaah calon haji (Calhaj) tabungan makbul Bank Sumut 2009, Rabu (7/10) di Asrama Haji Medan.
Manasik haji selama tiga hari itu, diikuti 907 orang berasal dari kabupaten/kota se Sumut.
Lebih lanjut Asrim Naim menjelaskan manasik haji sangat bermanfaat bagi calon haji dan hajjah karena akan menambah wawasan dan pengetahuan lebih sehingga semakin menyempurnakan pelaksanaan ibadah haji.
Menurutnya, jika jemaah calon haji mampu melaksanakan ibadah haji dengan memenuhi rukun, wajib dan sunnat haji serta berusaha menjauhi segala larangan selama beribadah haji maka Allah SWT akan memberikan predikat haj yang mabrur. Haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga.
Sebelumnya Dirut Bank Sumut diwakili, Direktur Umum, M Yahya mengatakan pada tahun ini seluruh jemaah calon haji tabungan makbul Bank Sumut memperoleh tali kasi sebesar 100 rial dan perlengkapan ibadah haji.
Sejak dikucurkannya 2004, Bank Sumut melalui tabungan haji makbul hingga tahun 2009 telah memberangkatkan 2.161 orang dengan rincian tahun 2005 sebanyak 42 orang, tahun 2006 sebanyak 176 orang, 2007 ada 360 orang, 2008sebanyak 676 orang dan tahun ini sebanyak 907 orang.
"Setiap tahun peserta jemaah haji meningkat dan tahun 2010 mendatang akan diberangkatkan sebanyak 1200 orang," ungkap Yahya Ketua Panitia Manasik Haji, Eddy Azmar.
Pembukaan manasik haji tersebut dirangkaikan penyerahan secara simbolis perlengkapan haji dan tali kasih 100 rial kepada beberapa peserta. (twh)
Kembali ke Halaman Sebelumnya
Read More..
Label:
KOTA
Medan, (Analisa)
PT Jamsostek (Persero) Kantor Wilayah I terus melakukan sosialisasi UU No 3 tahun 1992 tentang program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (jamsostek). Kali ini, PT Jamsostek (Persero) membidik Perguruan Tinggi untuk menjadi peserta.
Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) Dr H Mas’ud Muhammad MM mengatakan selama 32 tahun pelaksanaan program Jamsostek di Indonesia, dari 39 juta pekerja sektor formal, peserta jamsostek baru mencapai kisaran 8, 2 juta orang.
"Ini berarti penambahan kepesertaan jamsostek sangat lambat. Kami harus menyentuh para kaum intelektual. Sehingga atas dorongannya kepesertaan jamsostek dapat bertambah signifikan dan jamsostek perlu masuk kampus," kata Kakanwil saat didaulat menyampaikan kata sambutan mewakili undangan di hadapan ribuan wisudawan/wisudawati dan para orangtua pada acara Wisuda Sarjana dan Ahli Madya Komputer Angkatan Ke-X Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Sisingamangaraja XII di Hotel Danau Toba Internasional, Sabtu(3/10).
Dia menyatakan bahagia karena dapat dipertemukan dengan kaum cendikia, para intelektual. Sarjana baru, calon tenaga kerja dan juga calon pengusaha. Mumpung belum terjun ke dunia usaha dan pekerjaan, ada baiknya mengenal lebih dahulu program jamsostek sehingga calon pengusaha maupun pekerja dapat mengerti hak dan kewajibannya sebagaimana UU No. 3 tahun 1992.
Disebutkan program jamsostek untuk memberi kepastian perlindungan bagi tenaga kerja dan keluarganya dari resiko sakit, hamil, cacat, bersalin, hari tua, kecelakaan dan meninggal dunia. Sejarah Jaminan Sosial berasal dari Jerman. Dimulai dari tokoh Kristen, Kanselir Jerman Otto Van Bismarck. Kini 147 negara sudah menyelenggarakan jaminan sosial. Hal itu tercacat di PBB dan merupakan Hak Azasi Manusia. (rel/mc)
Kembali ke Halaman Sebelumnya
Read More..