LONDON - Seiring dihapusnya kelas 250cc, Mattia Passini kabarnya memilih hengkang ke Moto2 pada musim 2010. Konon, pembalap Italia ini telah menandatangani kontrak dengan tim JiR Team Scot di kelas baru ajang balap motor dunia ini. Benarkah?
Sebagaimana dilaporkan MCN, Jumat (30/10/2009), mantan bos MotoGP Gianluca Montiron dikabarkan menjadi aktor utama dibalik keputusan Passini meninggalkan kelas 250cc. Lebih lanjut, MCN juga mengklaim jika deal bergabungnya Passini ke Moto2 bersama tim JiR akan segera diumumkan sebelum akhir pekan ini.
Sebelumnya, pembalap 24 tahun ini memang ramai digosipkan bakal bergabung Herve Poncharal's Tech 3 dan tampil di kelas 600cc yang diketahui menjadi pengganti ajang 250cc, mulai musim depan (2010). Sekadar info, kelas 600cc akan menggunakan motor bermesin 4-tak, sementara 250cc masih mengunakan mesin 2-tak.
Selain merekrut Passini, kubu JiR juga dikabarkan tengah mencari satu pembalap lain yang akan menjadi tandem Passini di Moto2. Dua nama yang konon berada dalam bisikan Montiron adalah pembalap Amerika Serikat JD Beach dan rider Inggris Scott Redding.
Nah, kabar bergabungnya Passini ke Moto2 praktis memupuskan isu yang menyebutnya bakal turun ke MotoGP. Beberapa waktu lalu, Passini juga sempat digosipkan bakal turun ke arena para juara bersama Pramac Racing, setelah dua kali menjajal Ducati di Sirkuit Brno dan Mugello.
Read More..
Bus Penumpang Terbalik, Seorang Tewas dan Tujuh Luka Berat
Bus penumpang CV Sepadan BK 7601 TH terbalik di Km 17-18 Jalan Siantar-Perdagangan, tepatnya di kawasan Nagori Bangun Kecamatan Gunung Malela Simalungun, menyebabkan seorang tewas dan 7 luka berat, Minggu(4/4) pagi.(Selengkapnya...)
KATEGORI BERITA
Tampilkan postingan dengan label SPORT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SPORT. Tampilkan semua postingan
Jumat, 30 Oktober 2009
Label: SPORT
Doohan: Honda Butuh Pemimpin Tangguh
AALST - Performa Repsol Honda musim ini memang tidak segemilang beberapa tahun lalu. Kondisi ini pun membuat mantan pembalapnya Mike Doohan angkat bicara. Menurutnya, Honda membutuhkan seorang pemimpin yang tangguh guna kembali tampil sebagai tim juara.
Ya, dalam beberapa tahun terakhir ini Honda memang gagal tampil konmpetitif. Pembalap andalannya Dani Pedrosa bahkan tak bisa berbuat banyak untuk meredam Ducati dan Yamaha yang terus mendominasi ajang MotoGP dalam beberapa tahun terakhir.
Kondisi ini sangat jauh berbeda dengan performa Honda saat masih diperkuat Doohan pada era 1989-1999. Begitu juga dengan di era Valentino Rossi 2001-2003. Dalam era dua pembalap tangguh ini, Honda bak tampil tanpa lawan. Namun, hal ini bukan semata-mata kedua pembalap ini hebat, melainkan dukungan motor yang juga sangat kompetitif.
Sayang, sejak saat itu Honda tak mampu lagi melanjutkan tradisi emasnya. Menyikapi hal ini, Doohan yang sempat mengecap lima kali juara dunia bersama Honda mengatakan jika skuad pabrikan Jepang ini membutuhkan satu sosok tangguh yang mampu memimpin tim dengan baik.
"Menurut saya, Honda masih membutuhkan pemimpin tangguh di garasinya. Anda (Honda-red) membutuhkan manajer tangguh yang bisa meminimalisir resiko dan membuat keputusan cepat dan tepat," papar Doohan sebagaimana dilansir MCN, Jumat (30/10/2009).
Lebih lanjut, Doohan juga menyebut jika penurunan performa yang dialami Honda tak lepas dari hengkangnya The Doctor ke Yamaha. Doohan menilai, hengkangnya Rossi meninggalkan dampak yang besar dalam kepercayaan diri Honda.
"Saat Rossi hengkang, hati Honda juga ikut pergi. Mereka memang masih terus membalap, namun saya tak percaya, mereka telah menampilkan balapan terbaik, seperti yang mereka mampu," tandas rider 44 tahun yang memutuskan pensiun dari dunia balap motor pada 1999 itu. Read More..
Ya, dalam beberapa tahun terakhir ini Honda memang gagal tampil konmpetitif. Pembalap andalannya Dani Pedrosa bahkan tak bisa berbuat banyak untuk meredam Ducati dan Yamaha yang terus mendominasi ajang MotoGP dalam beberapa tahun terakhir.
Kondisi ini sangat jauh berbeda dengan performa Honda saat masih diperkuat Doohan pada era 1989-1999. Begitu juga dengan di era Valentino Rossi 2001-2003. Dalam era dua pembalap tangguh ini, Honda bak tampil tanpa lawan. Namun, hal ini bukan semata-mata kedua pembalap ini hebat, melainkan dukungan motor yang juga sangat kompetitif.
Sayang, sejak saat itu Honda tak mampu lagi melanjutkan tradisi emasnya. Menyikapi hal ini, Doohan yang sempat mengecap lima kali juara dunia bersama Honda mengatakan jika skuad pabrikan Jepang ini membutuhkan satu sosok tangguh yang mampu memimpin tim dengan baik.
"Menurut saya, Honda masih membutuhkan pemimpin tangguh di garasinya. Anda (Honda-red) membutuhkan manajer tangguh yang bisa meminimalisir resiko dan membuat keputusan cepat dan tepat," papar Doohan sebagaimana dilansir MCN, Jumat (30/10/2009).
Lebih lanjut, Doohan juga menyebut jika penurunan performa yang dialami Honda tak lepas dari hengkangnya The Doctor ke Yamaha. Doohan menilai, hengkangnya Rossi meninggalkan dampak yang besar dalam kepercayaan diri Honda.
"Saat Rossi hengkang, hati Honda juga ikut pergi. Mereka memang masih terus membalap, namun saya tak percaya, mereka telah menampilkan balapan terbaik, seperti yang mereka mampu," tandas rider 44 tahun yang memutuskan pensiun dari dunia balap motor pada 1999 itu. Read More..
Label: SPORT
Target Vettel: Amankan Runner-up di Abu Dhabi
DOHA - Sebastian Vettel mengaku akan tampil habis-habisan pada seri pamungkas balap F1GP di Abu Dhabi, Minggu (1/11/2009). Tekad pembalap Red Bull Racing tak lepas dari ambisinya mengamankan posisinya sebagai runner-up musim ini.
Vettel memang harus tampil maksimal di Sirkuit Yas Marina jika ingin terus nangkring di posisi dua musim ini. Pasalnya, saat ini posisinya rawan di salip pembalap Brawn GP Rubens Barrichello yang bertekad menyempurnakan kegemilangan Brawn GP yang sebelumnya telah menggondol dua gelar: konstruktor dan pembalap melalui Jenson Button.
Saat ini, Vettel yang mengoleksi 74 poin hanya unggul dua poin dari Rubinho di tempat ketiga. Untuk itulah Vettel bertekad memenangi GP Abu Dhabi atau minimal finish di depan Barrichello, demi menjaga kans-nya tampil sebagai runner-up.
"Secara umum, saya tidak di sini hanya untuk tampil sebgai runner-up atau berada di posisi tiga. Target saya tak pernah berubah (juara). Tapi, untuk saat ini, saya hanya mungkin mengamankan posisi dua, dan posisi tiga lebih buruk dari dua. Jadi, saya bertekad tampil sebagai runner-up kompetisi musim ini," ungkap Vettel sebagaimana dikurtip Autosport, Jumat (30/10/2009).
"Tentu, ini merupakan hasil mengecewakan (tidak juara) setelah apa yang terjadi di GP Brasil. Namun, jika Anda melihat dari sisi positif, ini merupakan musim yang bagus bagi kami. Banyak hal telah terjadi dan kami telah belajar banyak hal," tambahnya.
"Kami masih bisa melakukan banyakl hal musim depan. Namun, fokus utama kami adalah mengamankan posisi runner-up di klasemen pembalap dan tampil apik pada balapan Minggu nanti," tutup pembalap Jerman ini. Read More..
Vettel memang harus tampil maksimal di Sirkuit Yas Marina jika ingin terus nangkring di posisi dua musim ini. Pasalnya, saat ini posisinya rawan di salip pembalap Brawn GP Rubens Barrichello yang bertekad menyempurnakan kegemilangan Brawn GP yang sebelumnya telah menggondol dua gelar: konstruktor dan pembalap melalui Jenson Button.
Saat ini, Vettel yang mengoleksi 74 poin hanya unggul dua poin dari Rubinho di tempat ketiga. Untuk itulah Vettel bertekad memenangi GP Abu Dhabi atau minimal finish di depan Barrichello, demi menjaga kans-nya tampil sebagai runner-up.
"Secara umum, saya tidak di sini hanya untuk tampil sebgai runner-up atau berada di posisi tiga. Target saya tak pernah berubah (juara). Tapi, untuk saat ini, saya hanya mungkin mengamankan posisi dua, dan posisi tiga lebih buruk dari dua. Jadi, saya bertekad tampil sebagai runner-up kompetisi musim ini," ungkap Vettel sebagaimana dikurtip Autosport, Jumat (30/10/2009).
"Tentu, ini merupakan hasil mengecewakan (tidak juara) setelah apa yang terjadi di GP Brasil. Namun, jika Anda melihat dari sisi positif, ini merupakan musim yang bagus bagi kami. Banyak hal telah terjadi dan kami telah belajar banyak hal," tambahnya.
"Kami masih bisa melakukan banyakl hal musim depan. Namun, fokus utama kami adalah mengamankan posisi runner-up di klasemen pembalap dan tampil apik pada balapan Minggu nanti," tutup pembalap Jerman ini. Read More..
Label: SPORT
Bulls Buka Musim dengan Kemenangan
CHICAGO - Chicago Bullls sukses memanfaatkan laga kandang saat menjamu tim kuat San Antonio Spurs, pada lanjutan NBA musim 2009/2010, Jumat (30/10/2009) pagi. Derrick Rose dkk sukses menundukkan Spurs di United Center, Chicago, dengan skor 92-85.
Bintang Spurs Tim Duncan yang total mencetak 28 poin, sukses mengantar timnya unggul tipis 23-22 di kuarter pertama. Namun, hasil tersebut justru membuat punggawa Bulls bangkit di kuarter kedua. Tembakan tiga angka pemain cadangan Kirk Hinrich di detik akhir kuarter kedua membawa armada Vinny Del Negro balik memimpin 47-46.
Momentum kebangkitan Bulls terus berlanjut di kuarter ketiga. Kali ini Loul Deng dan Rose yang musim lalu terpilih sebagai Rookie of the year menjadi inspirator timnya dengan penampilan menawan. Bulls pun kian menjauh dan menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 10 poin, 74-64.
Pada kuarter terakhir, Spurs coba bangkit dan mulai mengejar ketertinggalannya. Sayang, hingga buzzer tanda berakhirnya pertandingan berbunyi, Duncan dkk tak mampu membalikkan kedudukan dan harus menerima kekalahan dengan skor 92-85.
Deng menjadi bintang lapangan Bulls pada pertandingan kali ini dengan sumbangan 17 poin, 9 rebounds dan dua assist. Pemain cadangan Kirk Hinrich juga tampil mempesona dengan koleksi 14 poin, diikuti Derrick Rose dan Tyrus Thomas yang masing-masing mengemas 13 poin.
Di kubu Spurs, Tim Duncan mencetak double-double dengan 28 poin, 16 rebounds dan dua assist. Manu Ginobili yang tampil dari bench sukses mendulang 13 poin, enam rebounds dan 4 assist. Sementara itu, guard kawakan Spurs, Tony Parker tampil di bawah form dan hanya mampu mencetak 8 poin, tiga rebounds dan 3 assist. Read More..
Bintang Spurs Tim Duncan yang total mencetak 28 poin, sukses mengantar timnya unggul tipis 23-22 di kuarter pertama. Namun, hasil tersebut justru membuat punggawa Bulls bangkit di kuarter kedua. Tembakan tiga angka pemain cadangan Kirk Hinrich di detik akhir kuarter kedua membawa armada Vinny Del Negro balik memimpin 47-46.
Momentum kebangkitan Bulls terus berlanjut di kuarter ketiga. Kali ini Loul Deng dan Rose yang musim lalu terpilih sebagai Rookie of the year menjadi inspirator timnya dengan penampilan menawan. Bulls pun kian menjauh dan menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 10 poin, 74-64.
Pada kuarter terakhir, Spurs coba bangkit dan mulai mengejar ketertinggalannya. Sayang, hingga buzzer tanda berakhirnya pertandingan berbunyi, Duncan dkk tak mampu membalikkan kedudukan dan harus menerima kekalahan dengan skor 92-85.
Deng menjadi bintang lapangan Bulls pada pertandingan kali ini dengan sumbangan 17 poin, 9 rebounds dan dua assist. Pemain cadangan Kirk Hinrich juga tampil mempesona dengan koleksi 14 poin, diikuti Derrick Rose dan Tyrus Thomas yang masing-masing mengemas 13 poin.
Di kubu Spurs, Tim Duncan mencetak double-double dengan 28 poin, 16 rebounds dan dua assist. Manu Ginobili yang tampil dari bench sukses mendulang 13 poin, enam rebounds dan 4 assist. Sementara itu, guard kawakan Spurs, Tony Parker tampil di bawah form dan hanya mampu mencetak 8 poin, tiga rebounds dan 3 assist. Read More..
Label: SPORT
Wozniacki Selangkah lagi ke Semifinal
DOHA - Penampilan luar biasa diperlihatkan Caroline Wozniacki. Kendati sempat mengalami cedera, namun dia tinggal selangkah lagi kesemifinal WTA Championships setelah menyudahi perlawanan Vera Zvonarev 6-0 6-7 6-4.
Seperti diberitakan Reuters, Jumat (30/10/2009), Zvonareva sempat kalah telak di set pertama dengan skor 6-0, namun perlawanan keras diperlihatkan petenis yang menggantikan Dinara Safina karena cedera itu pada saat set kedua.
Meski Wozniacki berhasil memimpin 5-2 di set kedua, namun Zvonareva mampu bangkit dan memaksa permainan hingga ke tie break setelah merubah kedudukan menjadi 6-6. Zvonareva akhirnya menang 7-6.
Wozniacki membutuhkan perawatan menyusul kram yang dialaminya pada set ketiga. Namun, secara mengejutkan petenis asal Denmark itu mampu bangkit dan menyudahi perlawanan Zvonareva 6-4.
Kendati masih menyisakkan satu lawan lagi yakni Jelena Jankovic, namun Wozniacki hampir memastikan satu tiket ke babak semifinal, yang rencananya akan dimainkan Sabtu besok.
Read More..
Seperti diberitakan Reuters, Jumat (30/10/2009), Zvonareva sempat kalah telak di set pertama dengan skor 6-0, namun perlawanan keras diperlihatkan petenis yang menggantikan Dinara Safina karena cedera itu pada saat set kedua.
Meski Wozniacki berhasil memimpin 5-2 di set kedua, namun Zvonareva mampu bangkit dan memaksa permainan hingga ke tie break setelah merubah kedudukan menjadi 6-6. Zvonareva akhirnya menang 7-6.
Wozniacki membutuhkan perawatan menyusul kram yang dialaminya pada set ketiga. Namun, secara mengejutkan petenis asal Denmark itu mampu bangkit dan menyudahi perlawanan Zvonareva 6-4.
Kendati masih menyisakkan satu lawan lagi yakni Jelena Jankovic, namun Wozniacki hampir memastikan satu tiket ke babak semifinal, yang rencananya akan dimainkan Sabtu besok.
Read More..
Label: SPORT
Voli Indoor Indonesia Rebut Posisi Empat
JAKARTA - Kerja keras harus dilakukan pelatnas voli indoor Indonesia sebelum terbang ke SEA Games 2009, Laos. Mereka wajib memperbaiki kekurangan, terlebih setelah tumbang dari Thailand 0-3 (23-25, 21-25, 21-25) di turnamen Rashid International, Dubai, Kamis (29/10/2009).
Kekalahan dari Thailand menjadi sinyalemen Merah Putih akan kesulitan mewujudkan ambisi merebut medali emas. Karena itu, mereka harus secepatnya berbenah diri sebelum mengikuti multievent dua tahunan tersebut.
Trainer Voli Indonesia Dadang Sudrajat mengatakan, timnya memang kesulitan saat menghadapi Thailand. Bahkan, absennya dua pemain senior seperti Ayip Rizal dan I Nyoman Rudi Tirtana turut mempengaruhi mobilitas Riviansyah dkk.
Namun, Dadang percaya kekalahan dari Thailand tak akan berpengaruh besar saat Indonesia tampil di SEA Games. "Kekalahan itu bukan menjadi patokan, apalagi kami tak memiliki target khusus mengikuti turnamen tersebut," ungkapnya.
Dadang menambahkan kekalahan Merah Putih juga tak lepas dari peran pemain junior seperti Khasoni, Adam, Septiohadi, Agung Seganti, Bagus Wahyu yang kurang pengalaman.
Tapi, pihaknya akan tetap menjadikan turnamen itu sebagai evaluasi sebelum ke Laos. "Target kami memang di Laos dan kekalahan itu akan memberikan kami pelajaran khusus," cetusnya.
Yang jelas, Indonesia menempati peringkat empat di turnamen itu setelah meraih dua kemenangan atas Uni Emirat Arab dan Bahrain. Kemudian takluk dari Oman, Pakistan, dan terakhir Thailand yang menjadi juara turnamen.
Read More..
Kekalahan dari Thailand menjadi sinyalemen Merah Putih akan kesulitan mewujudkan ambisi merebut medali emas. Karena itu, mereka harus secepatnya berbenah diri sebelum mengikuti multievent dua tahunan tersebut.
Trainer Voli Indonesia Dadang Sudrajat mengatakan, timnya memang kesulitan saat menghadapi Thailand. Bahkan, absennya dua pemain senior seperti Ayip Rizal dan I Nyoman Rudi Tirtana turut mempengaruhi mobilitas Riviansyah dkk.
Namun, Dadang percaya kekalahan dari Thailand tak akan berpengaruh besar saat Indonesia tampil di SEA Games. "Kekalahan itu bukan menjadi patokan, apalagi kami tak memiliki target khusus mengikuti turnamen tersebut," ungkapnya.
Dadang menambahkan kekalahan Merah Putih juga tak lepas dari peran pemain junior seperti Khasoni, Adam, Septiohadi, Agung Seganti, Bagus Wahyu yang kurang pengalaman.
Tapi, pihaknya akan tetap menjadikan turnamen itu sebagai evaluasi sebelum ke Laos. "Target kami memang di Laos dan kekalahan itu akan memberikan kami pelajaran khusus," cetusnya.
Yang jelas, Indonesia menempati peringkat empat di turnamen itu setelah meraih dua kemenangan atas Uni Emirat Arab dan Bahrain. Kemudian takluk dari Oman, Pakistan, dan terakhir Thailand yang menjadi juara turnamen.
Read More..
Label: SPORT
McLaren, Opsi Tunggal Kimi
DOHA - Kimi Raikkonen akhirnya buka suara terkait masa depannya. Pembalap yang musim depan dipastikan meninggalkan Ferrari ini mengaku jika satu-satunya opsi yang ada dalam benaknya adalah bergabung dengan tim lamanya McLaren.
Setelah resmi "bercerai" dengan Ferrari beberapa waktu lalu, Kimi terus digoyang isu terkait tim mana yang akan menjadi pelabuhan barunya di ajang Formula One (F1) musim depan. Sejauh ini, McLaren dan Toyota gencar dikabarkan sebagai alternatif masa depan pembalap Finlandia ini.
Namun, kini Kimi membuka suara dan menjernihkan semua kesimpangsiuran masa depannya. Juara dunia 2007 ini mengaku jika McLaren merupakan opsi tunggal untuknya dan akan memberikan jawaban jelas, usai tampil pada seri pamungkas di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Minggu (1/11/2009).
"Saya tak pernah mendiskusikan peluang ke Toyota. Jika saya ingin terus balapan di F1, maka McLaren menjadi satu-satunya opsi buat saya. Saya akan memberikan jawaban terkait situasi ini dalam beberapa hari ke depan," ungkap Kimi sebagaimana dilansir Autosport, Jumat (30/10/2009).
Lebih lanjut, Kimi juga tak menampik rumor yang menyebut dirinya bakal memilih pensiun dari dunia jet darat dan banting stir ke ajang World Rally Championship (WRC), musim depan.
"Pada dasarnya, saya memiliki beberapa opsi. Namun, sebelum memberikan keputusan, kami ingin terlebih dulu melihat opsi terbaik dari semua opsi yang ada," tandas pembalap 30 tahun ini.
Saat ditanya spesifikasinya tentang Rally, Kimi menjawab, "Itu mungkin sejenis itu (Rally), tapi maksud saya ini bukan hanya antara F1 ataupun Rally. Masih ada hal yang yang bisa saya lakukan. Jadi, kita lihat saja apa yang akan terjadi," tutupnya. Read More..
Setelah resmi "bercerai" dengan Ferrari beberapa waktu lalu, Kimi terus digoyang isu terkait tim mana yang akan menjadi pelabuhan barunya di ajang Formula One (F1) musim depan. Sejauh ini, McLaren dan Toyota gencar dikabarkan sebagai alternatif masa depan pembalap Finlandia ini.
Namun, kini Kimi membuka suara dan menjernihkan semua kesimpangsiuran masa depannya. Juara dunia 2007 ini mengaku jika McLaren merupakan opsi tunggal untuknya dan akan memberikan jawaban jelas, usai tampil pada seri pamungkas di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Minggu (1/11/2009).
"Saya tak pernah mendiskusikan peluang ke Toyota. Jika saya ingin terus balapan di F1, maka McLaren menjadi satu-satunya opsi buat saya. Saya akan memberikan jawaban terkait situasi ini dalam beberapa hari ke depan," ungkap Kimi sebagaimana dilansir Autosport, Jumat (30/10/2009).
Lebih lanjut, Kimi juga tak menampik rumor yang menyebut dirinya bakal memilih pensiun dari dunia jet darat dan banting stir ke ajang World Rally Championship (WRC), musim depan.
"Pada dasarnya, saya memiliki beberapa opsi. Namun, sebelum memberikan keputusan, kami ingin terlebih dulu melihat opsi terbaik dari semua opsi yang ada," tandas pembalap 30 tahun ini.
Saat ditanya spesifikasinya tentang Rally, Kimi menjawab, "Itu mungkin sejenis itu (Rally), tapi maksud saya ini bukan hanya antara F1 ataupun Rally. Masih ada hal yang yang bisa saya lakukan. Jadi, kita lihat saja apa yang akan terjadi," tutupnya. Read More..
Label: SPORT
Raih Tiket Semifinal
DOHA - Serena Williams meraih satu tiket ke babak semifinal WTA Championships 2009. Tiket diraih setelah adik kandung Venus Williams itu menumbangkan Elena Dementieva 6-2 6-4.
Seperti diberitakan Reuters, Jumat (30/10/2009), kemenangan ini maka Serena menjadi wakil pertama dari Grup Marron yang memastikan diri menembus babak semifinal WTA Championships.
Sementara itu, perebutan satu tiket ke babak semifinal di grup ini memang masih ketat. Venus Williams, Svetlana Kuznetsova dan Dementieva masih berpeluang lolos ke babak semifinal.
Saat ini, Venus sendiri sedang berhadapan dengan Kuznersova. Petenis 33 tahun tersebut membutuhkan kemenangan bila ingin membuka peluang ke babak semifinal WTA Championships 2009.
Sedangkan dari Grup Putih, Caroline Wozniacki menjadi petenis pertama ke semifinal. Prestasi diraih, setelah petenis 19 tahun asal Denmark itu menyudahi perlawanan Vero Vera Zvonarev 6-0 6-7 6-4. (hmr) Read More..
Seperti diberitakan Reuters, Jumat (30/10/2009), kemenangan ini maka Serena menjadi wakil pertama dari Grup Marron yang memastikan diri menembus babak semifinal WTA Championships.
Sementara itu, perebutan satu tiket ke babak semifinal di grup ini memang masih ketat. Venus Williams, Svetlana Kuznetsova dan Dementieva masih berpeluang lolos ke babak semifinal.
Saat ini, Venus sendiri sedang berhadapan dengan Kuznersova. Petenis 33 tahun tersebut membutuhkan kemenangan bila ingin membuka peluang ke babak semifinal WTA Championships 2009.
Sedangkan dari Grup Putih, Caroline Wozniacki menjadi petenis pertama ke semifinal. Prestasi diraih, setelah petenis 19 tahun asal Denmark itu menyudahi perlawanan Vero Vera Zvonarev 6-0 6-7 6-4. (hmr) Read More..
Langganan:
Postingan (Atom)







